Mereka Pikir Kita Bodoh ?

Masalah di negeri ini bikin gemas (dan cemas lalu lemas seperti habis… -silahkan isi sendiri-). Yang kecil dibesar-besarkan yang besar dikecil-kecilkan, persis kayak pacaran ketika memasuki masa bosan. Belakangan masyarakat digemborkan dengan berita seorang nenek yang diancam hukuman 5 tahun penjara karena dituduh mencuri sepotong kayu jati. Tetapi di lain kasus ada yang tersangkut korupsi ratusan juta diganjar hanya beberapa tahun (padahal itu yang dicuri uang rakyat, bukan daun). Menurut ICW, masa hukuman untuk kasus korupsi yang masuk dalam kategori ringan adalah 6 bulan sampai 4 tahun. Saya tidak membenarkan praktik mencuri, tapi mbok ya yang adil gitu lho.

Saya hari ini lagi sensitif, jadi mau suudzon, kayaknya pemerintah masih berpikir kalo kita bodoh, jadi mereka terang-terangan melakukan praktik kecurangan. Ambil contoh saja kasus dana siluman yang syukur alhamdullilah akhirnya berhasil dicoret dari RAPBD 2015. Kita tau Pak kalo itu duit gak bener, kok ya kemaren-kemaren masih mengelak. Walaupun kita sering patah hati tapi kita tidak bodoh Pak.

Harusnya pemerintah sadar kalo rakyatnya dari dulu sudah pinter, kita sudah bikin pergerakan banyak lho, dari mulai mendukung figur anti korupsi dengan menebarkan tagar di ranah maya sampai aksi sosial dengan mengumpulkan rupiah untuk seseorang yang benar-benar membutuhkan.

Ah mungkin saya salah, bisa jadi kita memang bodoh. Beberapa waktu lalu saya melihat Saipul Jamil membuat gerakan mengumpulkan koin untuk membeli mobil barunya Nassar. Belum lagi kehadiran sosok seperti Vicky Prasetyo, Arya Wiguna, dan semacamnya. Mungkin orang-orang seperti ini yang mereka lihat di sela-sela rapat, daripada ngantuk mending streaming gosip. Jadilah mereka berpikir “hahaha rakyat gue bego”.

“Kita gak bodoh, cuma kebanyakan micin”
– Sanusi, 19thn, Penggiat Pernikahan Dini –

Advertisements

4 thoughts on “Mereka Pikir Kita Bodoh ?

  1. menurut gw, mereka berfikir meskipun kita sudah tidak bodoh, hanya segilintir orang yang benar2 berani bertindak, di indonesia, masyarakat cenderung memiih diam dalam menanggapi hal2 yang bersifat sensi`tif

    Like

  2. Setuju sama gadgetboi. Ada upaya pembodohan massal yang nyata-nyata keliatan jelas.

    Masyarakat sebenarnya dari dulu sudah pintar kok. Sudah tau mana yang benar. Cuma kalau dulu kan kebebasan berpendapat masih relatif terbatas.

    Like

  3. mereka ingin kita terus bodo … kalau kita pintar, manusia kardus seperti saiful jamil sama vicky tidak akan di endorse, di kasih “rezeki” yang sebenarnya tidak pantas.

    mereka ingin kita bodo terus karena kalau masyarakat pintar semua, mak akan kritis dan TV akan pusing terus karena harus bekerja keras mengodok ide untuk menciptakan acara berbobot, cerdas, sekaligus menghibur.

    mereka ingin kita bodo terus, karena kalau masyarakat pintar, para penguasa kotor tersebut tidak akan pernah dikasih kesempatan untuk memimpin negara ini…

    Like

Komentar, pertanyaan, sanggahan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s