One Direction Yang Lagi Galau

Tulisan ini adalah tulisan yang dikombinasikan antara tulisan Bung Perspektif yang berjudul Mempertanyakan Profesionalitas One Direction  dan tulisan Bung Nuel yang berjudul Analisa Keluarnya Zayn Malik dari One Direction. Tulisan ini juga bukan merupakan sebuah bentuk bullying kepada One Direction dan Directioners. Karena mungkin mereka sudah kenyang di bully sama anak-anak bola.

Tidak. Saya tidak anti dengan One Direction, dan saya juga tidak anti dengan boyband manapun di belahan dunia manapun.

Jadi ceritanya Indonesia dalam beberapa hari terakhir dihebohkan oleh boyband asal Inggris yang bernama One Direction. Pertama antrian panjang penukaran tiket pada akhir pekan yang lalu, pertunjukan dari One Direction itu sendiri sampai kepada Zayn Malik yang tidak ikut hadir di Jakarta karena lagi galau. Sudah tidak datang, eh dia malah mau keluar lagi (keluar di dalam apa keluar di luar?).

Ketidakhadiran Zayn Malik ini, apalagi karena permasalahan pribadi dengan tunangannya merupakan salah satu bentuk tidak profesionalnya seorang artis internasional. Bahkan orkes dangdut keliling saja lebih profesional daripada Zayn Malik. Pernah dengar orkes dangdut batalin penampilannya di tengah lagi manggung?

Jadi ceritanya tragedi ini dimulai ketika One Direction menggelar konser di Thailand. Beberapa waktu setelah konser, beredar foto Zayn bersama Lauren Richardson. Saya tidak tahu siapa Lauren ini, mungkin mbakmbak Indomaret cabang Phuket. Untuk boyband sekelas One Direction cukup wajar selalu dikerumuni wanita-wanita seksi. Poin ini harusnya dimaklumi sedari awal oleh Perrie Edwards, tunangan Zayn.

Sebenarnya untuk kategori vulgar, saya rasa foto Lauren-Zayn tidak termasuk di dalamnya. Cuma pelukan dan gandengan, tidak tahu ya kalo setelah itu mereka kuda-kudaan. Paling tidak bukti otentik tersebut menunjukkan bahwa Zayn melakukan hal yang biasa dilakukan sebagai seorang pop star. Perrie Edwards pun cemburu lalu memburu-buru, pikiran Zayn kacau balau lalu menggalau, dia berusaha untuk secepat mungkin pulang kampung menemui tunangannya di Inggris . Perempuan emang selalu hebat mempermainkan perasaan laki-laki.

Pernah anda bayangkan apa reaksi bos anda di kantor kalau anda dikasih pekerjaan kemudian anda menolaknya dengan alasan anda lagi galau?

Anda : Maaf pak, saya ijin pulang ya, saya ada masalah dengan pacar saya. (muka memelas, berharap dengan cemas)

Bos Anda : Apa? Kita ini lagi mau meeting dengan pejabat-pejabat di Way Kambas. (terkejut dan terhenyak)

Anda : Aduh pak, mohon maaf sangat. Mohon ijin. Saya galau. (pasrah)

Bos Anda : Tidak bisa. Masalah dengan pacar kamu bisa diselesaikan nanti (mencoba bijak)

Anda : Pak, jangan begitu dong. One Direction aja di maafin sama orang Indonesia gara-gara Zayn Malik tidak ikut hadir karena lagi berantem sama tunangannya. (Mulai ngawur dengan alasan yang tedjo)

Bos Anda : Apa!!! Dia tidak hadir cuma gara-gara berantem sama tunangannya. Terus masih aja di tonton sama orang-orang Indonesia? Harus minta ganti rugi dong itu yang nonton One Direction. Minta diskon 20 persen. (bos anda pun mulai ikut-ikutan tedjo)

Barangkali perkataan bos anda itu ada benarnya juga. Coba anda bayangkan, jika anda membeli tiket paling murah sebesar Rp500.000,- berarti anda membayar Rp100.000 untuk bisa menyaksikan 1 orang personel One Direction. Dengan tidak hadirnya Zayn Malik, berarti anda sudah merugi Rp100.000,-. Kalau saya jadi anda yang sudah membeli tiket One Direction, saya akan meminta ganti rugi sebesar Rp100.000,-. Apalagi kebanyakan pembeli tiket sudah membeli tiketnya dari jauh-jauh hari. Nilai ekonomis dari kerugian anda sebesar Rp100.000,- pun menjadi semakin bertambah. Coba jika uang Rp100.000,- itu anda tabung di bank atau anda taruh di reksadana, ya paling tidak uang Rp100.000,- anda itu sudah bertambah walaupun tidak signifikan.

Sekali lagi, saya sama sekali tidak anti sama One Direction dan boyband-boyband lainnya, tapi jika kita mau nasionalis sedikit, seenak udelnya Zayn Malik bisa dipandang sebagai bentuk memandang sepele terhadap orang-orang yang sudah membayar tiket dan lebih parah lagi memandang sepele orang-orang Indonesia. Apapun alasannya, sebagai seorang artis internasional, dan profesional dibidang seni tarik suara, Zayn Malik seharusnya datang kemarin dan memenuhi kewajibannya kepada mereka yang sudah membayar tiket.

Eh, sudah gak dateng, dia mau cabut lagi. Pegimane ini bang?

Hari ini dunia terhenyak, terkejut, tersentak, terguncang,  oleh berita keluarnya Zayn Malik dari One Direction. Kegalauan Zayn Malik yang membuat dia labil sehingga memutuskan keluar, besar kemungkinan akan membuat One Direction dan Directioners menjadi Galau Bersama. Saya tidak kenal Zayn, tidak kenal juga dengan keluarganya dan bukan Directioners, tetapi saya mendapat wangsit dan terawangan untuk mengetahui perasaan Zayn sehingga akhirnya dia memutuskan keluar dari One Direction.

Beberapa hari setelah kepulangan Zayn, dia memutuskan untuk tidak melanjutkan tur bersama One Direction dan resign dari One Direction, serta mempercepat pernikahannya bersama Perrie. Terus salah siapa? salah Zayn? salah Perrie? salah teman-teman Tarzan? Untuk mengetahuinya, mari kita simak terawangan* saya  percakapan Zayn dengan Perrie Edwards.

Perrie : Kamu kemaren ngapain di Phuket?!! Siapa cewek itu!!

Zayn   : Tenang sayang tenang, itu bukan siapa-siapa aku.

Perrie : Terus yang di foto itu apa??! Gandengan , Pelukan!!!

Zayn   : Kan cuma pelukan gandengan biasa. Sabar sayang.

Perrie : OHH JADI KAMU UDAH BIASA KAYAK GITU SAMA CEWEK-CEWEK!

Zayn  : Bukan gitu, Andhika ex Kangen Band aja gonta ganti istri lho sayang.

Perrie  : BODO AMAT!! Aku minta putus!!

Zayn   : Lho kok putus, kan aku udah ke sini buat kamu. Apa kurang?

Perrie  : Aku udah gak percaya lagi sama kamu!!

Zayn   : Sayang, kita udah tunangan lho, masa kamu kayak gini sih.

Perrie : Lagian kamu! Aku di sini susah malah kamu asik2an sama orang lain!

Zayn   : Itu gak kayak yang kamu lihat sayang, maafin aku.

Perrie : MAAF?! Kamu pikir gampang!!

Zayn   : Ya terus aku harus gimana lagi? Aku udah bela2in ke sini buat kita.

Perrie : Aku gak mau kamu keluyuran tanpa aku !!

Zayn : Kan kamu kemaren aku ajak tur gak mau, katanya ada arisan tupperware.

Perrie : Gak! Aku gak mau ikut kamu tur! Aku mau kamu keluar!

Zayn   : Keluar di dalem apa di luar?

Perrie : BUKAN ITU!! AKU MAU KAMU KELUAR DARI ONE DIRECTION!

Zayn  : Ya gak semudah itu sayang, kamu tahu kan aku kayak sekarang itu karena band.

Perrie : Aku gak mau tahu! Aku gak mau korban perasaan terus gara-gara lihat kamu dideketin cabe-cabean!!

Zayn  : Tapi kan cintaku cuma buat kamu sayang…

Perrie : Gak! Aku mau kamu keluar dari band!!

Zayn  : Tapi sayang….. Perrie : GAK ADA TAPI – TAPIAN.

Zayn   : Hmmm.. Yaudah kalo itu maunya kamu. Aku turutin. Demi kamu.

Perrie : Aku juga mau kita nikah tahun ini !! Aku gak mau kehilangan kamu!!

Zayn   : Aku belum pesen catering sayang, tahun depan aja ya.

Perrie : GAK MAU!!! masalah catering nanti aku hubungi tante aku!

Zayn  : Mmm.. yaudah deh kalo itu maunya kamu. Aku hubungi managerku buat keluar dari band terus ngabarin kang dadang buat nyewa gedung. Love you.

Perrie : YA!!!

Beberapa hari setelah percakapan penuh haru tersebut, Zayn memutuskan untuk keluar dari One Direction dan pergi ke tukang desain buat bikinin undangan pernikahan.

*berdasarkan terawangan ngawur yang tidak layak dipercaya kebenarannya*

“Mas, jadinya mau siomay atau pempek?”

– Tuti , 30thn , Mbak Catering –

Advertisements

One thought on “One Direction Yang Lagi Galau

Komentar, pertanyaan, sanggahan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s