“Kiprah” Presiden Republik Indonesia Dalam Perfilman Nasional

Hari ini adalah hari perfilman nasional yang sudah pasti disambut dengan gembira oleh semua insan perfilman nasional. Tidak terlalu suka cita memang, karena masih banyak karya-karya berupa film nasional yang dibajak. Kenapa kita semua masih membeli bajakan?

Sekedar untuk merayakan hari film nasional, saya ingin mengulas mengenai “kiprah” Presiden Republik Indonesia dalam perfilman nasional. Ternyata tidak cukup banyak presiden di dunia yang kisahnya di filmkan. Abraham Lincoln, salah satu presiden Amerika sepengetahuan saya di filmkan 2 kali. Yang satu film serius bertemakan politik, yang satu dibuat agak sedikit nyeleneh, Abraham Lincoln sebagai seorang pembasmi dedemit bernama Vampir.

Di Indonesia, total ada 4 presiden yang mendapatkan kehormatan di kisahkan menjadi sebuah film layar lebar. Yang pertama kali di filmkan ternyata bukanlah Presiden Soekarno, tetapi Presiden BJ Habibie adalah Presiden Republik Indonesia yang pertama yang dibuatkan film otobiografinya, meskipun memang kepemimpinan beliau termasuk periode kepemimpinan yang paling singkat. Film yang menceritakan kisah kehidupan Presiden BJ Habibie berjudul Habibie & Ainun. Persis seperti judulnya, film tersebut memang berkisah seputar perjalanan hidupnya dengan istrinya tercinta.

Jika menurut sejarah, sebenarnya film Habibie & Ainun bukanlah film yang pertama yang menceritakan kisah Presiden, tetapi ada film yang berjudul G30SPKI yang menyisipkan pesan kehebatan Soeharto dalam membasmi pemberontakan G30/SPKI. Namun film itu lebih menekankan kepada G30/SPKI nya ketimbang sosok seorang Soeharto.

Ada juga film yang berjudul Djakarta 1966 yg dibikin oleh arifin c noor dan dibintangi oleh umar khayam sebagai soekarno dan Amoroso Katamsi sebagai Letjen Soeharto walau memang bukan menceritakan kisah pribadi. (Terimakasih untuk Gadgetboi untuk infonya)

Setelah film Habibie & Ainun, barulah kemudian Presiden Soekarno mendapatkan kehormatan menjadi Presiden kedua yang dibuatkan film otobiografinya, kendati mendapatkan perdebatan terutama dari sejumlah pihak yang menyangsikan keakuratan data historis yang disajikan dalam film tersebut.

Sedangkan Presiden kita saat ini Presiden Joko Widodo tercatat sudah dua kali diangkat menjadi film, yang pertama berjudul Jokowi, film yang kedua berjudul Jokowi Adalah Kita. Film yang pertama di putar pertengahan tahun 2013, jadi bukan film tentang presiden sebenarnya, melainkan film tentang Gubernur DKI Jakarta. Jadi bisa di katakan bahwa Joko Widodo adalah Gubernur PERTAMA di DUNIA yang kisah kehidupannya di angkat menjadi film. Sebenarnya ada lagi Gubernur yang aktif di perfilman internasional yakni Arnold Scwarhzenegger, tapi jelas itu tidak masuk hitungan.

Jika merunut waktu peluncurannya, yang kemudian ternyata Joko Widodo ikut dalam proses pemilihan Presiden Republik Indonesia, wajar jika ada tudingan bahwa film tersebut menjadi “kampanye halus” untuk pencitraannya di kemudian hari (sekarang). Kemudian film yang berjudul Jokowi Adalah Kita juga tayang di akhir tahun 2014 mendapatkan tuduhan yang sama sebagai ajang pencitraan apalagi beredar kabar film tersebut sempat ditunda pemutarannya gegara kenaikan harga BBM. Ditunda karena takut filmnya menjadi gak laku atau takut pencitraannya turun, ya biar nanti sejarah saja yang menilai.

Yang istimewa lagi, hanya Presiden Joko Widodo lah yang dibuatkan film pada saat masih menjabat. Soekarno dan BJ Habibie baru dibuatkan film setelah masa jabatannya sudah lama selesai.

Yang cukup mengherankan sekaligus mencengangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saja hingga saat ini belum ada pihak yang tertarik yang mengabarkan untuk membuat film biografi tentang dirinya. Memang jika ditilik lebih lanjut dalam masa kepemimpinannya, menurut saya tidak ada yang menarik atau bisa di dramatisir. Dalam 10 tahun kepemimpinannya, tidak ada konflik yang luar biasa, semua berjalan relatif tenang, aman dan damai. Tapi Presiden SBY pun tidak perlu iri sebenarnya jika tidak ada yang mau membuat film mengenai dirinya, karena masih ada 2 presiden lainnya yang belum pernah di filmkan yakni Megawati dan Abdurrahman Wahid. Selain itu, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahannya, kita juga mengetahui karya-karya seninya. Presiden SBY adalah Presiden RI pertama yang meluncurkan album musik. Di bidang film, ia boleh kalah dari para presiden lainnya. Tapi di bidang seni tarik suara, ia juaranya.

Tapi pun sebenarnya jika para pembuat film di Indonesia bisa lebih berani dalam membuat film bertemakan sejarah politik di Indonesia, banyak tema sebenarnya yang bisa di angkat menjadi film seperti film di Balik 98. Kalau saya pembuat film, maka saya akan membuat beberapa film yang bertemakan sejarah politik dan mungkin saja berkaitan dengan Presiden. “The Decrit”, film bertemakan intrik politik yang terjadi saat Presiden Abdurahman Wahid mengeluarkan Dekrit. Presiden Soeharto bisa dibuatkan film dengan judul “Penak Jamanku Tho“. Atau film “BLBI” yang juga mengisahkan intrik politik saat pemberian BLBI yang disinyalir menyangkut Presiden Megawati. Atau juga kita bisa membuat “Cicak VS Buaya : The Trilogy” yang bisa jadi menghadirkan Presiden SBY untuk 2 film pertama dan Presiden Jokowi untuk film ketiganya. Mungkin Megawati juga bisa hadir sebagai cameo dalam film ketiga tersebut.

Selamat Hari Film Nasional

Advertisements

6 thoughts on ““Kiprah” Presiden Republik Indonesia Dalam Perfilman Nasional

  1. nganu …. dulu saya pernah menonton film tentang Soekarno di TNT network … Djakarta 1966 … yg dibikin oleh arifin c noor dan dibintangi oleh umar khayam sebagai soekarno dan Amoroso Katamsi sebagai Letjen Soeharto http://id.wikipedia.org/wiki/Djakarta_1966 …walau bukan tentang film kisah pribadi presiden sih .. tapi sudah pernah .. :mrgreen: cukup naratif dan deskriptif juga ceritanya mengenai zaman peralihan …

    Like

Komentar, pertanyaan, sanggahan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s