Mitos tentang Membaca: Kegiatan Kutu Buku yang Nggak Asik

Mitos, adalah sebuah kepercayaan tanpa bukti, tapi sama-sama dipercaya, karena semata nggak ada yang berani menggugat, ogah ribut, biar cepet beres dan alasan-alasan serupa. Mitos angka 13 misalnya, angka sial. Mitos ini membuat gedung-gedung melewati angka ini, dari 11, 12, ke 12A atau langsung ke 14. Nomor rumah di sebuah jalan di komplek pun seperti itu. Developer takut nanti tidak ada tenant yang tertarik menyewa di lantai 13 karena alasan mitos ini, jadi sebenarnya developer tidak akan masalah kalau memang dipastikan akan ada tenant yang menyewa atau membeli ruangan kantor di lantai 13 gedung yang mereka bangun.

Dari sisi tenant, mereka tidak mau menyewa di lantai 13, semata takut kantornya nanti sepi pengunjung. Tidak ada orang yang mau bermitra, datang ke kantor saja malas. Walau mereka punya solusi yang terbaik, tidak ada client yang mau melihat, habisnya kantor mereka di lantai 13. Jadi tenant tidak punya masalah pribadi dengan lantai 13 ini, ini semata jaga-jaga perasaan client atau calon client. Jadi kalau dipastikan ini tidak mempengaruhi client, mereka mau saja kok menyewa di lantai 13.

Dari sisi client, mereka sebenarnya tidak masalah untuk datang ke sebuah kantor konsultan, misalnya, yang terletak di lantai 13 sebuah gedung, kalau memang mereka bisa memberikan solusi yang baik. Tapi mereka mau pergi ke mana? Wong, nggak ada lantai 13 di seluruh gedung di Jakarta.

Itulah mitos, sesuatu yang tidak ada satupun pihak yang percaya, tapi keadaan membuatnya jadi sesuatu yang ditakuti. Tidak ada yang pernah jadi korban mitos, tapi semuanya keep it silent, nggak usah dibahas, nggak penting punya, ogah ribut, dan lain-lain.

Seperti mitos, membaca itu nggak asik, kutu buku itu nggak gaul. Kalau ada kutu buku yang nggak gaul, itu nggak ada hubungannya dengan kebiasaan dia membaca. Yang nggak gaul dengan alasan buku mungkin jumlanya lebih banyak. Saya tidak terbiasa membuat sesuatu tanpa membuktikannya. Jadi saya buktikan dalam bentuk video. Dari hasil membaca saya, ada hal-hal yang sepertinya dianggap berat, malah jadi asik. Cuman 7 menit, tapi berharga bagi saya untuk ditonton, kalau bagi anda, mudah-mudahan berharga juga, hahaha.

Subscribe channel saya, saya akan bagikan review buku-buku asik ke depannya. Kalau elo malas baca, setidaknya channel ini memberikan perangsang untuk itu, atau kalau masih malas, setidaknya beberapa menit tentang buku yang saya ulas bisa anda anggap sebagai proses membaca buku, hehe.

Regards,

Sammy – not a slim reader (now become not a slim reviewer)

 

Advertisements

G30S (dengan atau tanpa PKI) atau Gestok?

Tidak ada pendapat yang 100 persen benar, tapi juga tidak ada yang 100 persen salah. Tapi kalau kita menutup mata pada Genosida 1965, apakah mungkin permasalahan bangsa yang lain kita selesaikan?

Untuk para korban dan pelaku atau yang dituduh pelaku Genosida 1965

Stand-up Comedy Mempersatukan Sipil dan Militer

Berkah Membawa Camera ke Mana-Mana

Saya punya kebiasaan baru, bawa camera ke mana-mana. Bukan untuk selfie, tapi mudah-mudahan bisa menghasilkan karya, atau menangkap momen epic untuk sejarah dunia hiburan Indonesia, terutama comedy.

Bang Eduard Siregar adalah seorang Militer yang mengikuti audisi StreetComedy5 di Jawa Barat. Apa itu Street Comedy yang sekarang sudah masuk ke season 5. Ini season pertama sekaligus sejarah Street Comedy lahir: Kompetisi Stand-up Comedy @StandupIndo.  Dia berhasil masuk ke babak playoff yang diselenggarakan di Bandung. Tidak terlalu lucu penampilannya, tapi asli penonton terhibur. Kami sama sekali tidak takut dengan Bang Eduard, dan memang bukan untuk ditakuti bukan. Apalagi bukan sedang perang. Bang Eduard tidak dibuat-buat, mau menghibur dengan komedi. Semua orang punya talenta lain selain profesinya. Saya seorang IT profesional juga ingin melawak, Bang Eduard ini Militer, dia juga ingin melawak. Kami menertawakan dia, seperti mengejek, tapi sebenarnya ini bentuk kecairan kami terhadap figur dia yang menggelikan.

Mungkin hanya comedy yang bisa mempersatukan Sipil dan Militer.

Versi lengkap dari acara ini ada di youtube ini:

Tanpabatas Vol 2 Komedian Menggugat – Momen Mengharukan

Jarang-jarang gua upload yang mengharukan begini. Tapi ya namanya juga lagi jualan. Mungkin menggugah elo untuk membeli digital download Tanpabatas Vol2 Komedian Menggugat.

Sekalian gua juga minta izin untuk bikin special show gua di Jakata. Kalau tidak ada aral melintang, awal 2016, di bulan Januari. Ini semacam ambil spot juga, jangan ada comic yang bikin special dekat itu, apalagi yang lebih populer dari gua. Dilarang. Tempat dan waktu pastinya akan diinformasikan lebih lanjut.

Menunggu Volume 3, tidak ada salahnya elo miliki digital download Volume 2 (bonus Volume 1 lho), sebagai referensi untuk mengikuti Volume 3. Waduh seperti kuliah aja, ada prerequisite-nya hahaha.

Notaslimboy

Tanpabatas Volume 1: RRI Jakarta 22 Juni 2012

Ini adalah pertama kali standup-comedy dibawakan secara blak-blakan (hardcore). Isu-isu sosial politik sampai kerukunan beragama dibahas dengan cara komedi.

Di tengah-tengah show, untuk cooling down, disuguhkan komedia musikal dan tidak tanggung-tangggung, sebagai mystery guest dihadirkan Deddy Dhukun. Sesuai dengan topik malam itu yang banyak mengambil sejarah tentang Orde Baru, penyanyi pun harus dari zaman Orba. Hahaha…

Selamat menyaksikan dari Clip 1, 2 dan 3. Untuk membeli versi lengkap (termasuk tanpabatas volume 2) bisa kunjungi store.tanpabatas.net

Semoga menghibur

Subscribe juga ke channel saya click logo youtube di bawah ini: